Character Building : Agama // Laporan Kegiatan
Project Luar Kelas
CBDC – TFI
Character
Building Agama
MELAKUKAN KEGIATAN – KEGIATAN SOSIAL
Melakukan Kegiatan Sosial ke
Panti Asuhan
Identitas Kelompok
|
Nim
|
Nama
|
Jabatan (ketua, sekertaris, anggota)
|
|
2001563795
|
Latifa Suci
|
Ketua
|
|
2001566626
|
Pierre
D’Quera Alfanegara
|
Anggota
|
|
2001541680
|
Natalia Fransisca
|
Anggota
|
|
2001556266
|
Via Pricella
|
Anggota
|
|
2001568316
|
Awan Fakhturoji
|
Anggota
|
|
2001569123
|
Vallent Rendinata
|
Anggota
|
|
2001554405
|
Giorgio Armando Gozal
|
Anggota
|
|
Kelas
|
LC28
|
BINUS UNIVERSITY
2018
DAFTAR ISI
Halaman Pengesahan Proposal ......................................................................................... i
Daftar isi ............................................................................................................................ii
BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang.....................................................................................................1
1.2 Permasalahan...................................................................................................... 1
1.3 Tujuan Kegiatan................................................................................................. 1
BAB II Metode Kegiatan
2.1 Metode Kegiatan................................................................................................. 2
2.2 Konsep Dimensi ................................................................................................ 2
BAB III Konsep
3.1 Konsep ............................................................................................................... 3
BAB IV Penutup
4.1 Penutup.............................................................................................................. 4
4.2 Refleksi Mandiri ............................................................................................... 5
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Indonesia
merupakan negara yang memiliki keanekaragaman budaya yang melimpah. Salah satu
keberagaman di Indonesia adalah keberagaman agam yang ada di Indonesia.
Walaupun Indonesia memiliki aneka ragam agama, kita harus tetap menjaga
kelestarian dan kerukunan satu sama lain. Agama agama yang beragam di Indonesia
tetap bisa rukun karena disatukan oleh pancasila yaitu sila pertama yang berbunyi
“Ketuhanan yang maha Esa”, dan juga semboyan negara kita yaitu “Bhinneka
Tunggal Ika” yang berarti berbeda beda namun tetap satu jua. Maka dari itu
masyarakat Indonesia memiliki rasa toleransu yang cukup tinggi.
Selain rasa
toleransi dibutuhkan juga rasa peduli antar sesama manusia, karena masih banyak
orang-orang yang belum beruntung yang memiliki tempat tinggal layak ataupun
makan yang cukup. Kita sebagai mahluk sosial yang beragama dapat membantu
mereka dengan banyak hal seperti membagi sembako atau pakaian kita yang layak
pakai bisa disumbangkan kepada mereka yang lebih membutuhkan barang-barang
tersebut.
Pemerintah
juga memiliki peran penting dalam menjaga keserasian masyarakat. Pemerintah
telah memiliki bidangnya masing-masing untuk menjaga keserasian yang ada di
negara ini. Selain dalam menjaga keserasian di Indonesia, pemerintah juga
memberikan bantuan-bantuan yang dapat meringankan beban mereka yang kurang
beruntung.
1.2 Permasalahan
Membantu
orang-orang yang kurang beruntung dengan memberikan bantuan sosial berupa
sembako dan beberapa pakaian layak pakai yang dapat sedikit meringankan beban
mereka. Alasan kami melakukan projek ini kami menyadari bahwa masih banyak
orang yang kurang beruntung dan membutuhkan bantuan kita. Maka dari itu kita
memilih untuk memberikan bantuan dalam bentuk makanan dan lain-lain dengan
harapan dapat meringankan beban mereka.
1.3 Tujuan Kegiatan
1. Telah memberi bantuan sosial ke panti
asuhan
2. Telah mengunjungi “Roemah Tawon”
3. Telah menghibur anak-anak di “RoemahTawon”
1
BAB II
Metode
Kegiatan
2.1 Metode kegiatan
Metode yang akan kami gunakan adalah
kami akan bergabung dengan komunitas keagamaan yang akan memberikan bantuan
sosial kepada panti asuhan. Kami akan ikut menyumbangkan barang barang yang
dibutuhkan seperti makanan dan pakaian layak pakai. Selain memberikan bantuan
sosial, kami juga akan melakukan kunjungan untuk menghibur anak-anak di panti
asuhan agar mereka bisa merasakan kebahagiaan walaupun mereka tidak memiliki
orang tua.
Dengan memberikan bantuan dan kunjungan
ini diharapkan semakin banyak masyarakat Indonesia yang tergerak hatinya untuk
ikut dalam memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang kurang beruntung
seperti panti asuhan. Dengan memberikan bantuan seperti makanan dan pakaian
kita telah mengurangi beban mereka dan memberikan mereka kebahagiaan.
2.2 Konsep Dimensi
Konsep dimensi yang kami gunakan adalah
tentang kerjasama antar umat beragama. Kita bergabung dengan suatu komunitas
dalam memberikan bantuan ke “Roemah Tawon”. Dalam komunitas tersebut tidak
hanya terdapat satu agama saja melainkan beragam. Dan walaupun kami beragam,
hal tersebut tidak menghalangi kami dalam berbagi ke “Roemah Tawon”.
2
BAB III
KONSEP
1 3.1
Konsep
Pada bulan
September 2017, jumlah penduduk miskin (penduduk dengan pengeluaran per kapita
per bulan di bawah Garis Kemiskinan) di Indonesia mencapai 26,58 juta orang
(10,12 persen), berkurang sebesar 1,19 juta orang dibandingkan dengan kondisi
Maret 2017 yang sebesar 27,77 juta orang (10,64 persen).
Persentase
penduduk miskin di daerah perkotaan pada Maret 2017 sebesar 7,72 persen turun
menjadi 7,26 persen pada September 2017. Sementara persentase penduduk miskin
di daerah perdesaan pada Maret 2017 sebesar 13,93 persen turun menjadi 13,47
persen pada September 2017.
Selama
periode Maret 2017–September 2017, jumlah penduduk miskin di daerah perkotaan
turun sebanyak 401,28 ribu orang (dari 10,67 juta orang pada Maret 2017 menjadi
10,27 juta orang pada September 2017), sementara di daerah perdesaan turun
sebanyak 786,95 ribu orang (dari 17,10 juta orang pada Maret 2017 menjadi 16,31
juta orang pada September 2017).
Peranan
komoditi makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan
peranan komoditi bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan, dan kesehatan).
Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan terhadap Garis Kemiskinan pada September
2017 tercatat sebesar 73,35 persen. Kondisi ini tidak jauh berbeda dengan
kondisi Maret 2017 yaitu sebesar 73,31 persen.
Jenis
komoditi makanan yang berpengaruh besar terhadap nilai Garis Kemiskinan di
perkotaan maupun di perdesaan adalah beras, daging sapi, telur ayam ras, daging
ayam ras, mie instan, dan gula pasir. Sementara komoditi nonmakanan yang
berpengaruh besar terhadap nilai Garis kemiskinan di perkotaan maupun perdesaan
adalah perumahan, bensin, listrik, pendidikan, dan perlengkapan mandi.
Upaya yang
dapat kita lakukan untuk mengurangi kemiskinan antara lain dengan cara selalu
peduli kepada sesama tanpa memandang perbedaan adanya perbedaan pada hakekatnya
kita semua sama di mata tuhan. Selain itu, juga dapat dilakukan melalui
pendidikan karena orang yang berpendidikan lebih punya pikiran yang lebih luas
dan kritis, membantu masyarakat meningkatkan kualitas diri sebagai manusia
sehingga mampu untuk masuk dan dapat bersain di dunia kerja, serta mampu
meningkatkan kreativitas. sekali dengan yang ada di papua sana dari segi
fasilitas, sumber daya manusia, teknologi, pembangunan dll. Dengan adanya
masalah ini selain pemerintah yang terus berupaya agar Dengan adanya masalah
kemiskinan karena ekonomi yang buruk di Indonesia
mempengaruhi beberapa aktivitas contohnya pada aktivitas di
bidang pendidikan,seperti tidak adanya kesetaraan dalam bidang pendidikan.
Pendidikan di Jakarta sangat berbeda kesetaraan pendidikan dapat terwujud kami
mengharapkan warga Indonesia juga turut membantu dengan cara menyumbangkan alat
- alat tulis, pakaian layak, buku sekolah, volunteer yang bersedia mengabdi
serta komunitas atau organisasi yang peduli terhadap pendidikan di Indonesia,
sehingga dapat meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia.
3
BAB IV
Penutup
4.1 Kesimpulan
Sebagai masyarakat Indonesia ada
baiknya kita saling membantu antar masyarakat agar kita dapat memberikan yang
terbaik bagi negara kita. Membantu dengan hal kecil dalam sosial bisa seperti
ikut menjadi volunteer dalam kegiatan-kegiatan sosial yang ada di sekitar kita.
Atau bisa melalui pihak-pihak yang terpercaya untuk mengumpulkan sumbangan bagi
orang-orang yang membutuhkan bantuan.
4
4.2
Refleksi Mandiri
- Latifa Suci Nurbiah
Kesan
saya mengikuti kegiatan berkunjung ke Roemah tawon ini sangat seru,
walaupun hanya satu kali visit kesana
semoga dengan adanya kunjungan kami kesana memberikan semangat lebih kepada
mereka untuk terus belajar dan menjadi orang yang lebih baik lagi. Dan tentunya
memberikan pandangan kepada mereka bahwa banyak orang yang masih peduli dan
sayang kepada mereka.
- Natalia Fransisca
Dari
project ini saya menyadari bahwa kita hidup sebagai mahluk sosial harus saling
membantu dan peduli dengan keadaan sekitar. karena masih banyak orang orang
yang memerlukan bantuan dari segi sandang pangan atau papan. apabila kita
sebagai manusia mempunyai rezeki yang lebih ada baiknya kita sumbangkan untuk
orang orang yg lebih membutuhkan.
- Awan Fakhturoji
Dari
project ini saya menyadari bahwa banyak anak jalanan yang masih memerlukan rasa
kasih sayang dari orang sekitar. mereka juga memiliki semangat untuk menjadi
orang yang lebih baik kedepannya. saya merasa bersyukur karena masih mendapat
kasih sayang dari orang tua dan orang sekitar sehingga saya tidak ingin
mengecewakan mereka dikemudian hari.
- Pierre D.A
Dari kegiatan
CB yang telah kami jalankan, saya menarik kesimpulan bahwa sangat penting bagi
kita untuk bersyukur atas kecukupan yang kita punyai. Banyak sekali orang-orang
diluar sana yang ingin menjadi seperti kita, maka dari itu kita sebagai makhluk
sosial harus saling membantu dan sebagai umat beragama harus selalu rajin
bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan kepada kita.
- Via Pricella
Saya
menyadari masih banyak diluar sana anak - anak yang memerlukan perhatian dan
bantuan lebih. dengan melakukan project ini, saya menyadari betapa beruntungnya
saya dapat hidup dengan kasih sayang dan hidup yang berkecukupan.
- Giorgio Armando G
Dari
project ini saya belajar bahwa kita harus bersyukur dengan apa yang kita punya
, karna banyak orang-orang yang di luar sana ingin memiliki apa yang kita
punya.
- Vallent Rendinata
Dari
project ini, saya mengetahui banyak cara bagi orang untuk bahagia. yang kita
perlukan hanya sebuah teman untuk saling berbagi kebahagiaan itu.
5
Komentar
Posting Komentar